Penjelasan ini semata-mata hanya untuk memberikan penjelasan kepada calon member dan member agar mengetahui strategi bisnis danaincome.com
Tahukah anda bahwa BANK selalu menerapkan “ KUNCI RESIKO” dalam setiap transaksi bisnis mereka. Contoh : Si “A” akan meminjam uang 200 juta ke BANK “X” apakah bank langsung memberikan pinjaman tentu tidak bukan?? BANK akan melihat cashflow keuangan si “A” mampu apa tidak membayar cicilan. Jika cash flow si “A” hanya sekitar 500 ribu setiap bulan untuk mengajukan pinjaman 200 juta. Maka BANK tidak akan memberikan pinjaman kepd si”A”. KUNCI RESIKO PERTAMA BANK yaitu cashflow keuangan anda harus bisa menutupi besarnya bunga pinjaman. Kemudian BANK akan melihat agunan Anda apakah sesuai dengan besarnya pinjaman. BANK akan menaksir Agunan anda minimal harus sama dengan dana yang diajukan dalam pinjaman. Seandainya Si”A” agunannya layak dengan meminjam dana 200 juta apakah total dana 200 juta akan diberikan oleh bank. Tentu tidak??? Biasanya BANK hanya mencairkan 70-80 % dari pinjaman yang Agunannya sesuai dengan jumlah pinjaman. Inilah “KUNCI RESIKO KEDUA” misal Bank menaksir harga Agunan SI”A” 200 juta maka dana hanya akan cair 70-80 % dari 200 juta. Karena jika suatu saat Si”A” tidak mampu lagi membayar angsuran maka Agunan disita dan harga agunan tersebut 200 juta. Sehingga bank tidak akan Rugi. Prinsip-prinsip seperti inilah yang diterapkan oleh danaincome dalam transaksi bisnis “ MODAL UTAMA HARUS AMAN DAN TIDAK BOLEH HILANG”
Selanjutnya kita akan membahas bagaimana cara danaincome.com Mengunci Resiko di pasar uang padahal pasar uang adalah bisnis tingkat tinggi dengan resiko tinggi juga...next.....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar